Frank Lampard ialah legenda Chelsea, namun tadi malam ia barangkali dibenci semua suporter The Blues sebab benar-benar memberi kendala pada mantan klubnya itu. Lampard selaku manajer Derby County memuji penampilan kesebelasan asuhannya sesudah pertandingan Piala Liga di Stamford Bridge, Kamis dinihari. Chelsea sukses melaju ke perempat final Piala Liga (EFL Cup) setelah mengungguli tim dari divisi Championship, Derby County, dengan skor 3-2.

Bek The Blues Fikayo Tomori yang dipinjamkan ke Derby, mencetak gol bunuh diri pada menit ke-5, namun Jack Marriott sukses menyamakan skor empat menit kemudian. Mencoba menyapu bola, Richard Keogh malah mengikuti Tomori memasukkan bola ke gawangnya sendiri sehingga menciptakan Chelsea merebut kembali kelebihan pada menit ke-21. Martyn Waghorn menyamakan status setelah memanfaatkan umpan silang dari pemain pinjaman Chelsea, Mason Mount, di pertengahan babak kesatu namun The Blues pulang memimpin pada akhir paruh kesatu berkat gol Cesc Fabregas.

Laga pun selesai dengan skor 3-2 guna kemenangan Chelsea, namun Lampard menuliskan para bintang The Blues memuji penampilan timnya sesudah pertandingan. “Kami benar-benar berkontribusi pada malam ini. Lawan kami ialah tim Chelsea yang luar biasa dan kami dapat memberi mereka kesulitan,” kata legenda The Blues, Lampard, untuk Sky Sports. “Tentu saja mereka mengontrol permainan dan barangkali lebih tidak sedikit menguasai bola. Tapi kami dapat menjebol gawang mereka dua kali dan membuang tidak sedikit peluang.”

“Kebanggaan malam ini menutupi [kesalahan-kesalahan itu]. Saya pikir kami pantas mendapatkan hasil imbang namun saya tidak kecewa sama sekali. Itu menciptakan saya bahagia.” “Berbicara untuk para pemain Chelsea dan sejumlah staf pelatih mereka sesudah pertandingan, mereka seluruh memuji kami dan menuliskan betapa bagusnya kami. Saya paling bangga dengan semua pemain Derby County saya.”

Berdasarkan keterangan dari Berita Bola Terupdate Lampard menerima sambutan spektakuler dari semua suporter Chelsea saat hadir di lapangan Stamford Bridge. Dan dia berkata: “Saya paling berterima kasih untuk para peminat Chelsea. Mereka tahu bagaimana perasaan saya mengenai mereka.” “Saya tidak punya apa juga kecuali 13 tahun kenangan estetis di lokasi ini. Saya pulang dan mereka beraksi seperti itu. Saya hanya dapat berterima kasih untuk mereka dan semua penggemar Derby juga.” “Saya orang yang beruntung menemukan malam laksana itu. Saya berterima kasih untuk semua orang.”